░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░ ░░░░█▀█░█░░░█▀▀░█▀█░█▀▀░█▀▀░░░░█░░░█░█░▄▀░█▀▀░░░░▀█▀░█░█░█░▄▀▀░░░░░ ░░░░█▀▀░█░░░█▀░░█▀█░▀▀█░█▀░░░░░█░░░█░█▀░░░█▀░░░░░░█░░█▀█░█░░▀▄░░░░░ ░░░░█░░░█▄▄░█▄▄░█░█░▄▄█░█▄▄░░░░█▄▄░█░█░▀▄░█▄▄░░░░░█░░█░█░█░▄▄▀░░░░░ ░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░

11/3/13

Dua Perogol Dibakar Hidup-Hidup Oleh Orang Kampung



Masyarakat sering mempunyai cara sendiri untuk mengadili seseorang yang melakukakan pelanggaran undang-undang, cara tersebut sering disebut sebagai main hakim sendiri. Cara tersebut juga tidak jarang berlaku di negara kita, cara-cara seperti ini dilakukan oleh masyarakat biasanya disebabkan oleh menurunnya kepercayaan mereka terhadap penguatkuasaan undang-undang yang kadang menurut masyarakat tidak boleh berlaku adil dalam menyelesaikan masalah.




Mahkamah jalanan atau main hakim sendiri seperti ini biasanya lebih kejam dan sadis bahkan lebih sering tidak berperikemanusiaan. Sering kita mendengar sebuah insiden dimana seorang pelaku kejahatan diadili ditempat oleh masyarakat dengan cara ditelanjangi kemudian di arak keliling kampung, dipukul hingga babak didera, dipukul sehingga mati bahkan ada juga yang dibakar hidup-hidup.
 
Dua orang lelaki ini adalah pelaku pemerkosaan yang tertangkap oleh masa, masyarakat mengadilinya dengan cara yang sangat sadis. Setelah dipukul hingga bersimbah darah, tidak cukup hanya itu saja, setelah korban tidak berdaya mangsa diikat pada sebuah pohon kemudian secara beramai-ramai masyarakkat membakarnya hidup-hidup. Tragis dan sangat mengerikan ..!




























 

______________________________________________________
Jangan lupe tekan iklan2 yg ada dalam blog ini..
Cukup lah hanya sekali..Terima kasih..
Please Click the advertisment.Once is enough.Thank You
p/s: please leave our comments also
tolong komen sekali ye post ini
______________________________________________________

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 
Buddy-On9 © 2015 - Designed by Templateism.com